
Patungan Pinisi
Gosong pasir Taka Makassar: air surut dan jam yang tepat
Diperbarui 27 Oktober 2026
Gosong pasir Taka Makassar naik kapal privat adalah bulan sabit pasir di terumbu dangkal yang muncul hanya saat air surut. Rombongan mendapat 30 sampai 60 menit berenang dan snorkeling di air sedalam 1 sampai 5 meter. Teduh di pasir minim, jadi bawa topi.
Gosong pasir di terumbu, terlihat saat air surut
Taka Makassar adalah gosong pasir berbentuk bulan sabit yang dikelilingi terumbu dangkal. Saat air surut pasirnya muncul, dan rombongan bisa berjalan di atasnya. Saat air pasang ia bisa terendam, dan tidak ada yang bisa dipijak.
Itu satu fakta yang perlu dipegang. Gosong pasirnya terlihat hanya saat air surut, jadi tempat ini lebih bergantung pada tabel pasang surut daripada jam. Tidak ada yang tetap sebelumnya.
Air di sekitarnya dangkal, 1 sampai 5 meter, dan arusnya pelan. Kebanyakan pesnorkel menganggapnya mudah, dan ini yang paling ramah dari tiga titik snorkeling di hari kedua rute 3D2N (Pink Beach, Taka Makassar, Manta Point).
Tempat ini dipasangkan dengan Manta Point di hari yang sama. Keduanya berjarak 20 sampai 30 menit naik kapal.
Berenang, foto, dan tempat teduh untuk rombongan
Tidak ada tempat teduh di pasir yang berarti. Teduh minim, jadi rombongan butuh topi, tabir surya ramah terumbu, dan baju lengan panjang tipis.
Bagaimana rombongan berpindah dari kapal ke pasir diputuskan kru di hari itu. Ikuti arahan mereka soal di mana melangkah, karena pasir berakhir di tempat terumbu mulai.
Foto di sini bagus karena pasirnya pucat dan airnya dangkal. Rombongan 14 orang yang menyebar di bulan sabit memenuhi satu bingkai. Bawa kantong kedap air untuk ponsel.
Berenangnya mudah. Air dangkal membuatnya cocok untuk kebanyakan pesnorkel, dan yang tidak bisa berenang bisa berdiri di tepi memakai pelampung dengan teman di dekatnya.












Kenapa datangnya belakangan di hari kedua
Di rute 3D2N, Taka Makassar ada sesudah Pulau Komodo dan makan siang, tepat sebelum Manta Point. Itu sudah sore, setelah trekking komodo yang panjang dan makan siang.
Pasang surut yang menggerakkan urutan. Gosong pasir harus terlihat, jadi kapten membaca pasang surut dan menukar Taka Makassar dan Manta Point kalau perlu. Mana yang duluan diputuskan di hari itu, dan rute yang kamu baca di sini hanya contoh.
Di rute 4D3N urutannya dibalik. Di sana Manta Point duluan, lalu Taka Makassar, lalu Pulau Komodo, semuanya di hari kedua.
Kalau pasang surutnya tidak pas untuk seluruh rentang itu, kapten memindahkan pemberhentiannya. Tempat kapal bermalam bergantung pada cuaca dan keputusan kapten hari itu, dan pemberhentian mengikuti dari sana.
Berapa biaya tempat ini
Tiket masuk taman berlaku di sini, seperti di setiap tempat di rute. Per orang IDR 50.000 untuk tamu domestik di hari kerja, IDR 75.000 di akhir pekan, dan IDR 250.000 untuk tamu internasional.
Tidak ada tiket terpisah untuk gosong pasirnya. Snorkeling sudah tercakup tiket masuk. Satu paket taman KEXI per tamu menggabungkan tiket masuk (IDR 250.000 per wisatawan asing per hari menurut PP 36/2024) dengan biaya ranger dan retribusi setempat; paket ini dibayar di luar harga kapal, kecuali penawaran menyatakan sudah termasuk.
Jaga barisnya jujur saat membagi biaya. Bagi harga kapal dengan jumlah orang, lalu tambahkan tiket tiap orang menurut jenis tamu dan hari dalam minggu.
Tempat ini gratis dinikmati kalau kamu punya topi. Tabir surya dan sebotol air satu-satunya pengeluaran yang kamu butuhkan di pasir.
| Trip | Tamu WNA | Tamu WNI |
|---|---|---|
| 3D2N | IDR 650.000 | IDR 350.000 |
| 4D3N | IDR 750.000 | IDR 350.000 |
Satu paket sudah mencakup tiket masuk resmi pemerintah (IDR 250.000 per wisatawan asing per hari, PP 36/2024), biaya ranger, dan retribusi lokal. Paket dihitung per tamu dan dibayar di luar harga kapal, kecuali penawaran menyebutnya sudah termasuk. Untuk durasi trip lain, tim kami menyebutkan angka paketnya saat pemesanan.
| Wisatawan mancanegara | IDR 250.000 per orang per hari |
| Wisatawan nusantara | IDR 50.000 per orang per hari · IDR 75.000 akhir pekan & hari libur |
Ketentuan: PP 36/2024 · Diverifikasi 27 Oktober 2026.
FAQ
Kapan Taka Makassar bisa dikunjungi?
Kapan pun air cukup surut untuk memunculkan gosong pasir. Tidak ada jam buka: pasir terlihat hanya saat air surut, dan bisa terendam saat pasang. Kapten membaca pasang surut dan menentukan urutan pemberhentian di hari itu.
Boleh berenang di sana?
Boleh. Airnya sedalam 1 sampai 5 meter dan arusnya pelan. Air dangkal membuatnya cocok untuk kebanyakan pesnorkel. Yang tidak bisa berenang bisa tetap di tepi memakai pelampung bersama teman. Sisihkan 30 sampai 60 menit.
Apakah ini pemberhentian di 2D1N?
Bukan. Rute 2D1N melewati Taka Makassar dan Manta Point. Rutenya Kelor, Manjarite, dan Kalong di hari pertama, lalu Padar, Pink Beach, dan Komodo di hari kedua. Taka Makassar ada di rute 3D2N dan 4D3N.
Perlu sepatu?
Tidak perlu sepatu trekking di sini. Ini berenang dan berjalan di pasir kalau pasang surut mengizinkan. Bawa sandal yang tidak masalah basah, dan simpan sepatu bercengkeraman untuk Kelor, Padar, dan Pulau Komodo.
Apakah gosong pasirnya ramai?
Juli dan Agustus bulan ramai. Bulan lain lebih sepi. Gosong pasir itu kecil, jadi hari yang ramai terasa. Kapten membaca pasang surut dan kapal lain, lalu memilih urutan pemberhentian sesuai itu.
Cek ketersediaan — Patungan Pinisi
PT Komodo Explorer Indonesia memesankan Patungan Pinisi sebagai mitra booking; kami menjual, menjawab, dan bertanggung jawab atas bookingmu.